MGN,Minsel – Polemik limbah PT. Tropica Cocoprima (PT. TCP) yang meresahkan warga Desa Popontolen Komplek Contreng dan sempat viral di media sosial minggu lalu, akhirnya menemukan titik terang.
Hari ini Senin (21/9/2026) di Kompleks Contreng Desa Popontolen, persoalan tersebut dibahas dalam pertemuan antara Warga Contreng terdampak dengan Pihak Management Perusahan PT.TCP yang difasilitasi Pemerintah Desa Popontolen dibawah pimpinan Pj.Hukum Tua Frando Kumajas bersama Ketua BPD Defie Tambuwun.
Pertemuan yang berlangsung alot namun penuh kekeluargaan itu dihadiri langsung Direktur Aprilia Sarah Togas, GM.Alexander Gala, Perwakilan Owner bidang Special Limbah Lucky Koliol Perusahan PT.TCP, respect temui warga terdampak.
Dari hasil musyawarah, tercapai beberapa kesepakatan penting yang disetujui kedua belah pihak yang saksikan langsung awak media (Wartawan) dan LSM.
Kesepakatan yang disetujui yaitu :
- Upah pekerja cleanning ditambah dari 100.000/orang menjadi 150.000/orang
- Pemberian bantuan sembako (beras 5kg) Langsung di serahkan hari ini kepada warga terdampak
- Pemberian Alat pelindung diri (APD) bagi para pekerja
- Pemberian Air mineral 5 dus, Gula,Kopi dan Teh setiap ada kedukaan di Contreng.
- Bantuan pemasangan lampu/penerangan 5 titik di contreng
- Bantuan sembako jelang Natal dan Tahun Baru diberikan pada 20 Desember.
Perwakilan Owner PT.TCP Lucky Koliol pada akhir pertemuan menyampaikan, kami siap merealisasikan semua kesepakatan yang telah disetujui saat ini, bukan cuma itu kami berkomitmen untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan, baik kami maupun warga Popontolen khusus warga Contreng, ujar Koliol.
Sementara itu, General Manager (GM) PT TCP Alexander Gala menyampaikan, kami secara terbuka bersedia melayani warga popontolen yang ingin berkomunikasi intens, ada hal-hal penting yang akan disampaikan,sembari membagikan nomor HP pribadi kepada warga yang hadir.
Direktur Aprilia S. Togas mengatakan, kami berterima kasih kepada Pemerintah Desa Popontolen yang telah memfasilitasi pertemuan ini, LSM dan Media telah sama-sama kawal serta warga Contreng yang bersedia hadir saat ini, apabila ada kesalahan,kelalaian dari kami selama ini, kami siap benahi dan menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten melalui Dinas lingkungan hidup untuk memastikan kenyamanan seluruh masyarakat, khususnya masyarakat popontolen. tutup Togas
Diakhir pertemuan, Pj. Hukum Tua Frando Kumajas mengapresiasi sikap terbuka manajemen PT. TCP. “Kami Pemerintah Desa bersama BPD yang hadir saat ini mendampingi warga, Puji Tuhan hari ini ada solusi. perusahaan mau mendengar keluhan warga, warga pun mau menjaga situasi tetap kondusif. Ini kemenangan bersama,” ujarnya.
(A’Lan)













